Merayu Waktu Puisi Walkhot Silalahi
Merayu Waktu
Aku petualang jalang
Lebih dari orang garang
Memberangus waktu para pecundang
Melahap habis harta orang
Kau berang aku semakin garang
Dirimu boleh jadi penguasa alam
Lahan luas kau tanam
Namun waktu musim tanam
Aku datang merusak alam
Sampai-sampai yang kau tanam tidak kau siram
Tanaman layu kau salahkan alam
Hahaha bodoh sekali kau penghuni alam?
Seringkali kau bertanya pada alam,
Sampai kapan waktu mengubah alam?
Sampai-sampai kau bertanya pada tuan jampi-jampi alam supaya merayu waktu alam.
Padahal, dirimu lebih bijak dari tuan jampi alam, ilmumu tinggi! Wawasanmu luas! Namun karena alam tak juga reda dari kekalutan menakutkan
Kau pilih idiot dan bertanya kepada tuan jampi alam
Aku semakin berang...
Aku semakin garang...
Aku semakin tak bisa kau kekang...
Sampai kau sadar bahwa aku sebenarnya mudah lekang
Aku hanyalah penular kecil yang mudah kau terjang
Disaat kau kenakan penutup hidung, mulut
Sewaktu kau rajin cuci tangan
Menjauh dari kerumunan
Aku tak berdaya disaat kau kunyah makanan sehat penuh dengan serat
Aku kalah tanpa kau minta petunjuk dari tukang jampi karena diapun sedang berupaya keluar dari mimpi mencekam...
Jangan mau diperdaya oleh jampi alam!
Kenakan selalu alam sadarmu.
Akal sehatmu
Tak perlu kau merayu waktu
Karena waktu kau merayu
Waktu tak pernah tahu bahwa kau sedang merayu atau menangis tersedu
Waktu terus berputar tak pernah terhenti sedetikpun
Aku garang dan sangat berang pada orang sembarang
Aku lemah bahkan tak berdaya bagi orang yang penurut juga berakal sehat
Untuk itu tak perlu dirimu merayu waktu
Komentar
Posting Komentar