Manja Pergi Sana!
Manja merayu waktu
Manja merayu tubuh
Manja menggerayangi tubuh
agar lelap dalam mimpi indahmu
manja tertanam dalam benakmu
sehingga bekerja ditemani malas
mandi dibungkus selimut
manja merasuk jiwa agar tidak berbuat apa-apa
Kau terkejut tersentak saat sahabatmu
sudah berlari menimba ilmu sementara kau bermanjaan dengan bantal guling dibungkus selimut
tak ada rasa rindu untuk serupa dengan waktu temanmu
yang ada biarkan cicak bernyanyi menemani mimpi
kan sudah ada presiden, menteri, pejabat kepolisian, hakim ahli arsitek
buat apa lelah dengan mengejar mimpi yang tak pasti?
Kau terkejut namun tetap hanyut dalam alam mimpi malasmu.
kau tersentak namun malas gerak dari tidurmu?
Akankah manja tidak pergi darimu?
Haruskah manja harus ku usir dari dirimu?
Aku tak punya hak mengurusimu!
Aku tak punya hak mengatur masa depanmu!
karena yang mau maju kamu!
aku hanyalah sebagai hamba penggerak masa depanmu.
Aku hanyalah sebagai jembatan untuk menggapai mimpimu
dan kau adalah pelaku utama semua ini.
Usir manjamu
usir dan katakan hai manja aku mau maju!
aku mau bangun dari tidur malasku!
aku mau menggapai masa depanku!
Manja pergilah kau
keluar dari tubuhku!
keluar dari alam pikirku!
keluar dari jiwaku!
Aku mau menjadi bintang yang bersinar
Aku mau menjadi orang tenar
tenar lepas dari manja
tenar dari rasa bersalah
tenar dan lepas dari nilai negatif pandangan dunia!
Komentar
Posting Komentar